0819-4687-6357 ,0821-1900-9007,    0853-2100-7105 ,0877-2950-9696  

Resolusi Kamera Hi-Res dan Resolusi DVR

Salah satu spek kamera adalah resolusi dengan satuan TVL atau Teve Lines.


Resolusi ini menentukan tingkat detail gambar yang dapat di tangkap oleh kamera. Semakin tinggi nilai ini maka semakin banyak informasi warna yang dapat ditangkap oleh kamera. Seperti kita ketahui, output kamera dihubungkan ke DVR.

DVR tidak menggunakan parameter TVL tetapi menggunakan pixel. Ada beberapa resolusi pada DVR , yaitu D1, Half-D1, dan CIF. Tidak ada korelasi langsung antara TVL dengan pixel. Semua DVR menggunakan resolusi D1 saat live view. Dan biasanya menggunakan resolusi yang berbeda saat recording.

Resolusi saat recording kebanyakan di set pada resolusi terrendah yaitu CIF.

Saat live view, penggunaan kamera analog dengan rsolusi tinggi akan terasa perbedaannya dengan kamera standar. Tetapi saat di playback (putar ulang) maka tidak akan terasa, artinya penggunaan kamera hi-res dengan settingan recording DVR di CIF akan mubazir. Karena pada resolusi CIF gambar akan mengalami kompresi artinya banyak informasi warna yang dihilangkan supaya penyimpanan hasil record menjadi efisien dengan mengorbankan kualitas gambar.


Kamera hi-res dengan resolusi 420TVL atau 520TVL supaya terasa manfaatnya maka resolusi record harus di set pada resolusi D1 (704 x 480). Konsekuensinya selain durasi record Harddisk menjadi semakin pendek (dengan harddisk yang sama), biasanya maksimal frame rate juga akan ikut turun.

Semua kembali kepada anda, apakah tetap akan mempertahankan kualitas gambar dengan menambah kapasitas harddisk dan frame rate lebih rendah (pergerakan gambar patah2) atau tetap menggunakan settingan klasik , live ok, tapi hasil record pada resolusi rendah?